Buku
Studi Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Desa Lipulalongo Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Laut
Studi Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Desa Lipulalongo Recamatan Labobo Kabupaten Banggai Laut. (dibimbing oleh Moh Fahri Haruna dan Abd Muin Kenta). Tanaman obat merupakan berbagai spesies tanaman/tumbuhan yang telah dikenal berkhasiat obat, baik sebagai obat yang dapat menyembuhkan penyakit maupun yang dapat mencegah penyakit agar tubuh tetap sehat. Tujuan dilakukannya penelitian in yaitu Jenis-jenis tumbuhan obat apa saja yang dimanfaatkan oleh masyarakat Suku Banggai di Desa Lipulalongo Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Laut dan Bagaimana cara pemanfaatan tumbuh-tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat Suku Banggai di Desa Lipulalongo Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Laut. Penelitian ini dilakukan pada bulan agustus 2020 di Desa Lipulalongo, Kecamatan Labobo, Kabupaten Banggai Laut. Jens penelitian ini yaitu jenis penelitian kualitatif dengan analisis data menggunakan analisis deskripsi kualitatif. Metode penelitian dengan survey jelajah dan teknik dalam mengumpulkan data menggunakan wawancara, survey dan pengambilan dokumentasi. Cara dalam pengambilan data sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil pengamatan dan survey tumbuhan obat di Desa Lipulalongo, Kecamatan Labobo Kabupaten Banggai Laut, terdapat 21 jenis tumbuhan obat yang digunakan masyarakat setempat dalam pengobatan tradisional yaitu Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (sheff). Boerl), Sambiloto (Andrographis paniculata), Kumis kucing (Orthosiphon stamineus Bent), Mayana (Coleus scutellariodes bentham), Belimbing (Averrhoa bilimbi), Jambu biji (Psidium guajava), Cabai rawit (Capsicum annum), Srikaya (Annona squamosal L), Cingkeh (Syzygium aromaticum), Mengkudu (Morinda citrifolia), Kapas (Gossypium), Turi (Sesbania grandiflora), Serai (Cymbopogon citratus), Kunyit kuning (Curcuma domestica), Kunyit putih (Curcuma zedoria), Pinang (Areca catechu L), Lengkuas (Alpinia galangal), Pepaya (Carica papaya),Coklat (Theobroma cacao), Dingin (Pseuderanthemum carruthersii), Pakundalang (Blumea balsamifera).
| UML-S.2021.0282 | SKR-2020 REF s | Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Luwuk | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain