Buku
Peran Majelis Taklim Terhadap Penanaman Ilmu Agama Kepada Ibu Rumah Tangga Di Desa Slametharjo KEC. Moilong KAB. Banggai
Peran Majelis Taklim Terhadap Penanaman Ilmu Agama Kepada Ibu Rumah Tangga Di Desa Slametharjo Kec. Moilong Kab. Banggai Tiara Sukma Saputri 20071023, Peran Majelis Taklim Terhadap Penanaman Ilmu Agama Kepada Ibu Rumah Tangga Di Desa Slametharjo Kec. Moilong Kab. Pembimbing (2) Sukmawati, S.Pd.I.,M.Pd Skripsi in berkaitan dengan Peran Majelis Taklim Darussalam terhadap Penanaman Keagamaan Ibu Rumah Tanga di Desa Slametharjo Kecamatan Moilong Kab. Banggai. Pembahasan dalam Skripsi ini yakni: bagaimana deskripsi peran majelis taklim terhadap penanaman ilmu agama kepada ibu rumah tanga di desa slametharjo Kec. Moilong Kab. Banggai? dan bagaimana implikasi peran majelis taklim terhadap penanaman ilmu agama kepada ibu rumah tanga di desa slametharjo Kec. Moilong Kab. Banggai?. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskritif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. deskripsi peran majelis taklim terhadap Penanaman Keagamaan Ibu Rumah Tangga, yaitu: (a) mengadakan kegiatan pengajian pada hari Minggu sore (b) kegiatan tausyiah yang disampaikan penceramah setiap minggu keempat (c) mengadakan kegiatan mengajarkan bacaan Al-Qur'an pada anggota majelis taklim dengan menambah waktu kegiatan yakni malam Rabu dan malam Minggu (d) mengkaji makna Al-Qur' an setiap malam Jum'at (e) mengumpulkan sumbangan santunan kepada kaum dhu'afa (f) bekeria sama dengan KUA untuk kegiatan penyuluhan akte Nikah dan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Nuhon untuk penyuluhan kesehatan kepada masyarakat (g) memprakarsai kegiatan kebersihan desa yang bekerja sama dengan aparat Desa Tomeang dan (h) membuka kegiatan simpan pinjam bagi seluruh anggota majelis taklim. 2. Implikasi peran majelis taklim terhadap Penanaman keagamaan muslimah, yaitu: (a) adanya perubahan kemampuan membaca Al-Qur'an bagi anggota majelis taklim, dari yang tidak bisa menjadi bisa membaca Al-Qur'an (b) adanya penambahan wawasan keagamaan bagi seluruh anggota majelis taklim melalui kegiatan tausyiah dan pengkajian Al-Qur'an sehingga dapat dipraktekkan dalam kehidupan schari-hari (c) adanya perubahan cara berpakaian anggota majelis taklim dari yang serba ketat dan menyerupai laki-laki menjadi longgar dan sebagian telah memakai jilbab (d) mulai ada kesadaran dari anggota majelis taklim untuk menjaga ibadah terutama menjaga waktu shalat dan tidak melalikan shalat (e) adanya perubahan cara bergaul, adari sering kumpul-kumpul dan bersenda guru dengan laki-laki yang bukan muhrim, sekarang mulai membatasi pergaulan (f) masing-masing anggota majelis taklim dapat menjaga kebersihan lingkungan karena adanya kesadaran tentang pola hidup sehat.
| UML-S.2024.0124 | SKR-2024 REF p | Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Luwuk | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain