Buku
Analisa Rencana Dan Pengendalian Jumlah Penggunaan Anggaran Biaya Pelaksanaan Proyek Pembangunan Rehabilitas BPU Kelurahan Lamo
"Analisa Rencana Dan Pengendalian Jumlah Penggunaan Anggaran Biaya Pelaksanaan Proyek Rehabilitasi BU Kelurahan Lamo". Pembimbing Lutfi Samaduri, S.Si., M.Si, dan Ir.Diah Hariyami, ST., M.Si,.
Dalam suatu proyek, biaya menjadi faktor utama berlangsungnya kegiatan proyek, dimana kontraktor akan mengestimasi biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek sehingga kontraktor dapat memberikan penawaran yang optimal, untuk memenangkan tender. umumnya kontraktor membuat rencana anggaran biaya tidak seluruhnya berpedoman pada analisa SNI, kontraktor menghitung rencana anggaran biaya (RAB) dergan perkiraan mereka sendiri berdasarkan dengan besaran m? lapangan sehingga dapat memperkirakan besaran biaya pengerjaan proyek tersebut. RAB didefenisikan sebagai perhitungan biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya tidak langsung yang berhubungan dengan pelaksanaan preyek. Namun dalam pelaksanaan proyek dikenal juga rencana anggaran pelaksaanaan (RAP). RAP adalah biaya nyata yangdigunakan kontraktor di Lapangan selama berlangsungnya proyek sampai kegiatan selesai. Pada penelitian in penulis bertujuan adalah untuk menganalisis perbandingan antara harga Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan nilai harga satuan pekerjaan di lapangan antara biaya nyata dan SNI. Dari hasil wawancara, survey, dan perhitungan, terdapat selisi biaya yang cukup signifikan antara RAP dan RAB, dimana rencana anggaran pelaksanaan (RAP) lebih kecil dari pada rencana anggaran biaya (RAB) berdasrkan SNI dengan selisi harga sebesar Rp 47.415.626,00,-. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kontraktor memperoleh keuntungan sebesar 55,87 % dari total nilai RAB berdasarkan SNI.
| UML-S.2022.0234 | SKR-2022 REF a | Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Luwuk | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain