debit rencana sebesar saluran 1 dan 2 adalah 3,8540 m°/det dan saluran 3 dan 4 adalah 3,8557 m°/det. Dari perhitungan analisis yang dilakukan dapat dikatakan tidak semua saluran dapat menampung debit rencana. Oleh karena itu dilakukan perencanaan ulang terhadap saluran sahinggah debit ekisting yang berada di SMP Negeri 1 Luwuk Banggai dapat menampung debit banjir rencana." />
Buku
Evaluasi Sistem Drainase Sebagai Upaya Penanggulangan Banjir Di SMP Negeri 1 Luwuk Banggai
"Evaluasi Sistem Drainase Sebagai Upaya Penanggulangan Banjir Di SMP Negeri 1 Luwuk Banggai". Pembimbing Lutfi Samaduri, dan Diah Hariyami. Drainase adalah infrastruktur yang bertindak untuk mengurangi air yang lebih, baik itu permukaan ataupun air bawah permukaan terutama untuk mengatasi bencana banjir. Sistem ini diperlukan evaluasi unruk mengetahui kapasitas penampang dengan menganalisa dihitung curah hujan dengan debit banjir. Metode yang dipilih untuk menghitung debit pada saluran drainase di depan SMP Negeri 1 Luwuk Banggai yaitu metode Rasional. Setelah dilakukanya analisis, maka dapat diperoleh kesimpulan dari hasil evaluasi saluran drainase didepan SMP Negeri 1 Luwuk Banggai sebagai berikut : Intensitas hujan rata-rata yang didapat dari analisa adalah 20,0398 mm/jam. Dan debit banjir rencana untuk saluran 1 dan 2 adalah 3,8540 m₽/det, dan saluran 3 dan 4 adalah 3,8557 m⅔/det. Dari analisis debit saluran ekisting yang dilakukan didapat Saluran 1 adalah 1, 199 mª/et, Saluran 2 adalah 1, 196m°/det, dan Saluran 3 dan 4 adalah 3,7844 m°/det. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada saluran yang mampu menampung debit banjir rencananya yang sebesar saluran 1 dan 2 adalah 3,8540 m}/et dan saluran 3 dan 4 adalah 3,8557 m°/det. Evaluasi dilakukan dengan melakukan perencanaan ulang terhadap saluran ekisting yang tidak mampu menampung debit rencana. Dengan menambahkan lebar serta tingginya di dapat debitnya sebesar saluran 1 dan 2 adalah 4,7592 m™/et, dan saluran 3 dan 4 adalah 4,9514 m™/det. Sehingga debit ekisting > debit rencana sebesar saluran 1 dan 2 adalah 3,8540 m°/det dan saluran 3 dan 4 adalah 3,8557 m°/det. Dari perhitungan analisis yang dilakukan dapat dikatakan tidak semua saluran dapat
menampung debit rencana. Oleh karena itu dilakukan perencanaan ulang terhadap saluran sahinggah debit ekisting yang berada di SMP Negeri 1 Luwuk Banggai dapat menampung debit banjir rencana.
| UML-S.2023.0246 | SKR-2023 REF e | Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Luwuk | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain