Buku
Analisa Kerusakan Jalan Dengan Metode Bina Marga Dan Pavement Condition Index (PCI)
Kondisi perkerasan mempengaruhi kenyamanan, keamanan dan keselamatan pengguna jalan. Namun kondisi perkerasan semakin menurun karena faktor kerusakan jalan yang dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu kerusakan struktural yang meliputi kegagalan perkerasan atau kerusakan salah satu atau lebih komponen perkerasan yang mengakibatkan perkerasan tidak lagi mampu memikul beban lalu lintas. , dan kerusakan fungsional yang meliputi keselamatan dan kenyamanan, oleh karena itu perlu dilakukan Pemeliharaan Jalan yang meliputi pemeliharaan, rehabilitasi, penunjang, dan peningkatan. Upaya pemeliharaan dan perbaikan perkerasan diperlukan untuk mempertahankan kinerja perkerasan agar mencapai umur layan yang direncanakan. Metode pengumpulan data berupa survei visual jenis kerusakan jalan yang dilakukan langsung di lapangan dan analisis data menggunakan metode Bina Marga dan PCI. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa kerusakan jalan berdasarkan metode Bina Marga pada ruas Jalan Pagimana - Biak berupa kerusakan retak acak yang memiliki persentase interval total area sebesar 7,0835%, rincian pelepasan kerusakan sebesar 7,102 % dan damage hole sebesar 1.347%. Kerusakan Jalan berdasarkan metode Pavement Condition Index (PCI) pada ruas Jalan Pagimana - Biak yaitu berupa kerusakan retak acak yang memiliki interval luas total 7%, rincian pelepasan kerusakan sebesar 7% dan lubang kerusakan sebesar 1%. Penanganan umum didasarkan pada perbaikan Metode Jalan Tol yang seharusnya dilakukan pemeliharaan ruin dengan simbol P5 (pengisian lubang).
| UML-S.2022.0242 | SKR-2022 REF a | Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Luwuk | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain