• Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Korelasi Antara Jumlah Passing Vibrator Roller Dan Jumlah Kadar Air Terhadap Tingkat Kepadatan Agregat Kelas Pada Proyek Jalan Ruas Toili-Rata

Buku

Korelasi Antara Jumlah Passing Vibrator Roller Dan Jumlah Kadar Air Terhadap Tingkat Kepadatan Agregat Kelas Pada Proyek Jalan Ruas Toili-Rata

Sintia Dewi - Nama Orang;

KORELASI ANTARA JUMLAH PASSING VIBRATOR ROLLER DAN JUMLAH KADAR AIR TERHADA TINGKAT KEPADATAN AGREGAT KELAS PADA PROYEK RUAS TOILI - RATA(Dibimbing oleh Diah Hariyami dan MukhtarLutfi). Ruas Jalan Penelitian terletak di Toili - Rata yang merupakan salah satu Jalan yang ada di Kabupaten Banggai yang seringkali terjadi penurunan di badan jalan. Dampak yang ditimbulkan oleh penurunan jalan berupa kerusakan fisik, ketidak nyamanan pengendara dan sering teriadinya laka lantas. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan metode sand cone dengan jumlah passing 4 kadar air 1,56% dengan tingkat kepadatan lapangan yang didapatkan 58,76%, passing 6 kadar air 4,55% dengan tingkat kepadatan lapangan yang didapatkan 80,53%, passing 8 kadar air 5,08% dengan tingkat kepadatan lapangan yang didapatkan 103,11%, dan passing 12 kadar air 5,08% dengan tingkat kepadatan lapangan yang didapatkan 73,23%. Sehingga disimpulkan dari jumlah passing 4, 6, dan 12 didapatkan tingkat kepadatan yang tidak memenuhi standar dan passing 8 yang ditemukan memenuhi standar kepadatan.
Sesuai dengan hasil percobaan yang dilakukan dengan menggunakan metode sand cone danjumlah passing Vibrator roller sebanyak 4, 6, 8, dan 12 dengan jumlah kadarair yang bervariasi, maka di dapat bahwa jumlah kadar air saat melakukan pemadatan sangatlah berpengaruh dengan tingkat kepadatan di lapangan. Begitu juga dengan jumlah passing yang cukup banyak dengan kadar air yang rendah juga sangat berpengaruh dengan tingkat kepadatan agregat kelas A. Karena apabila jumlah passing yang banyak dengan kadar air yang rendah dapat menimbulkan kerusakan pada agregat kelas A itu sendiri yang mengakibatkan kepadatan lapangan tidak mencapai standar kepadatan yang disyaratka nyaitu minimal 95%.


Ketersediaan
UML-S.2021.0385SKR-2021 REF kPerpustakaan Universitas Muhammadiyah LuwukTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SKR-2021 REF k
Penerbit
Unismuh Luwuk : ., 2021
Deskripsi Fisik
xii + 52 hlm.; ilus.; 27 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKR-2021 REF
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cetakan 1
Subjek
Teknik Sipil
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Sintia Dewi
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UMLB Library
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik