Buku
Optimasi Kualitas Nira Aren Sebagai Bahan Baku Gula Dengan Pengawet Alami Asap Cair Tempurung Kelapa Menggunakan Metode Teguchi
Optimasi Kualitas Nira Aren Sebagai Bahan Baku Gula Dengan PengawetAlami Asap Cair Tempurung Kelapa Menggunakan Metode Taguchi. Pembimbing Jurtan Latuba, SE., M.Si dan Siswanto, S.Pd,MT.
Nira adalah air yang keluar dari tandan buah aren. Dalam keadaan segar nira berasa manis, berbau khas nira dan jernih. Nira aren mengandung beberapa zat gizi antara lain karbohidrat, protein, lemak dan mineral. Rasa manis pada nira disebabkan kandungan karbohidratnya mencapai 11,28%. Nira yang baru menetes dari tandan bunga mempunyai pH sekitar 7 (pH netral), akan tetapi pengaruh keadaan sekitarnya menyebabkan nira aren mudah terkontaminasi dan mengalami fermentasi. Nira digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan gula, Pembuatan gula bergantung dari kualitas nira aren. Kualitas gula aren ini sangat dipengaruhi oleh kesegaran nira dari segi kandungan gula yang terdapat di dalamnya, dan nilai pH. Kandungan gula yang terdapat pada nira menyebabkan mikroorganisme dapat tumbuh dengan mudah sehingga menyebabkan nira dapat terfermentasi menghasilkan alkohol dan lama-kelamaan menjadi asam. Salah satu strategi teknologi alternatif yang di tawarkan yang dapat digunakan untuk menjaga kualitas nira aren sebagai bahan baku gula adalah menggunakan produk asap cair dari batok kelapa, Faktor yang digunakan untuk menentukan kualitas nira aren dengan perlakuannya adalah konsentrasi asap cair batok kelapa (K) dan lama penyimpanan (T), waktu penyadapan (W) dan Suhu pirolisis asap cair yang digunakan (S) dengan metode Taguchi. Dari hasil perhitungan efek SNR pH bahwa yang menjadi pengaruh mempertahan kualitas nira aren yang optimal yaitu lama penyimpanan 12 jam Rank 1, konsentrasi 10% asap cair Rank 2, grade 1 asap cair dengan suhu pirolisis 100° Rank 3, dan lama penyadapan 2 jam Rank 4.
| UML-S.2024.0151 | SKR-2024 REF o | Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Luwuk | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain