F-tabel = 62,199 > 3,89 yang berarti secara simultan berpengaruh secara positif dan signifikan. Hasil pengujian statistik menuniukan bahwa koefisien korelasi berganda (R) adalah sebesar 0,955, in berarti bahwa korelasi atau hubungan kedua variabel yaitu Kemampuan Kerja (X) dan Motivasi Kerja (X2) dengan Kinerja Aparat (Y) Pegawai Desa Tabona Kecarnatan Tabona Kabupaten Pula Taliabu adalah sangat kuat. Besarnya koefisien determinasi R squarenya (R) adalah sebesar 0,897 atau sebesar 89,70% artinya bahwa kedua variabel bebas yaitu Kemampuan Kerja (X) dan Motivasi Kerja (X2) mempengaruhi Kinerja Aparat (Y), sedangkan sisanya 10,30% adalah merupakan faktor lain yang mempengaruhi Kinerja Aparat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang lebih dominan berpengaruh adalah Motivasi Kerja dibandingkan dengan Kemampuan Kerja sehingga hipotesis dalam penlitian ini terbukti." />
Buku
Pengaruh Kemampuan Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Aparat Desa Pada Desa Tabona Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu
Pengaruh kemampuan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja Aparat Desa Tabona Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu" (Dibimbing oleh Irwan Moridu Dan La Saudin). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah secara parsial dan simultan kemampuan kerja dan motivasi kera berpengaruh terhadap kinerja Aparat Desa Tabona Kecamatan Tabona Kabupaten Pula Taliabu dan Untuk mengetahui variabel manakah yang paling dominan mempengaruhi kinerja Apart Desa Tabona Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu, metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan aplikasi SPSS dengan metode regresi linier berganda, pengumpulan data adalah wawancara, dokumentasi dan studi pustaka, dengan waktu penelitian selama tiga bulan yaitu juni hingga agustus 2023. Berdasarkan uji parsial (uji t) diperoleh bahwa variabel Kemampuan Kerja (X1) dan Motivasi Kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Aparat (Y) Pegawai Desa Tabona Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu. Dari hasil uji ANOVA (analysis of variant) atau uji F didapatkan F-hitung sebesar - 62,199 dimana F-hitung > F-tabel = 62,199 > 3,89 yang berarti secara simultan berpengaruh secara positif dan signifikan. Hasil pengujian statistik menuniukan bahwa koefisien korelasi berganda (R) adalah sebesar 0,955, in berarti bahwa korelasi atau hubungan kedua variabel yaitu Kemampuan Kerja (X) dan Motivasi Kerja (X2) dengan Kinerja Aparat (Y) Pegawai Desa Tabona Kecarnatan Tabona Kabupaten Pula Taliabu adalah sangat kuat. Besarnya koefisien determinasi R squarenya (R) adalah sebesar 0,897 atau sebesar 89,70% artinya bahwa kedua variabel bebas yaitu Kemampuan Kerja (X) dan Motivasi Kerja (X2) mempengaruhi Kinerja Aparat (Y), sedangkan sisanya 10,30% adalah merupakan faktor lain yang mempengaruhi Kinerja Aparat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang lebih dominan berpengaruh adalah Motivasi Kerja dibandingkan dengan Kemampuan Kerja sehingga hipotesis dalam penlitian ini terbukti.
| UML-S.2023.0269 | SKR-2023 REF p | Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Luwuk | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain