Buku
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Banggai
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Banggai ( Dibimbing ole Irwan Moridu dan Nurcahya H.
Posumah) Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui apakah budaya organisasi dan motivasi keria secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Banggai. Sampel dalam penelitian in adalah seluruh AS Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Banggai yang berjumlah 58 orang. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan tabel frekuensi dan regresi linier berganda 2 prediktor. Hasil pengolahan data yang dilakukan melalui program SPSS versi 20.0 diperoleh persamaan regresi berganda sebagai berikut : Y = 1,624 + 0,304X1 + 0,366X2 + e Berdasarkan uji parsial (uji t) diperoleh bahwa variabel budaya organisasi (X) dan motivasi kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja ASN (Y) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai. Dari hasil uji ANOVA (analysis of variant) atau uji F didapatkan F-hitung sebesar 21,934 dengan F-tabel = 4,16, dengan perbandingan tersebut berarti dapat diketahui bahwa F-hitung > F-tabel = 21,934 > 4,16 yang berarti berpengaruh secara positif dan signifikan. Hubungan antara variabel bebas yaitu budaya organisasi
(X) dan motivasi kerja (X2) dengan variabel terikat yaitu kinerja ASN dalam penelitian in adalah kuat terlihat dari uji koefisien korelasi sebesar 0,666. Besarnya koefisien determinasi R squarenya (r) adalah sebesar 0,423 atau sebesar 42,30% artinya bahwa kedua variabel bebas yaitu budaya organisasi (X) dan motivasi kerja (X2) mempengaruhi kinerja pegawai (Y) pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, sedangkan sisanya 67,30% adalah merupakan faktor lain yang mempengaruhi kinerja AS. Dari hail penelitian dengan nilai koefisien regresi terlihat bahwa variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja AS adalah motivasi kerja, sehingga untuk itu hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa motivasi kerja dominan berpengaruh terhadap kinerja ASN terbukti
| UML-S.2021.0432 | SKR-2020 REF p | Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Luwuk | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain